jump to navigation

Pariwisata di Mata Adnan Karamoy November 26, 2009

Posted by Iqbal in wisata.
Tags: , , ,
add a comment

Wawancara dengan Adnan Karamoy, Waka Komite Tetap Kadin Pariwisata

Waktu: Mei 08

 

Menurut Bapak, masalah pariwisata Indonesia itu apa?

Kedatangan wisman meningkat ya, kita harapkan tahun 2008 itu tercapai 7juta, tapi saya pikir 6,5jt. Karena memang situasinya di Indonesia kondusif. Dengan dibukanya travel warning dari Amerika jadi lebih kondusif karena Amerika itu jadi patokan negara-negara lain, terutama negara-negara barat, Eropa, Australia.

Seberapa siap kita? SDM?

Kalau untuk industri pariwisata, perhotelan, travel agent, SDM sudah oke. Kalau yang di luar hotel dan industri sperti migrasi, supir taksi, kalau itu, oke memang kita kurang. Nah, dari program VIY itu belum sampai ke situ. Tapi kalau industri pariwisata sudah cukup memadai, tapi belum exelence.

Toilet mal kita paling dipuji sm wisman karena tidak bayar dan bersihnya bukan main, lebih bersih dari Eropa. Tapi kalau di airport itu toiletnya perlu dirombak total, ngikutin toilet mal lah. Jadi sosialisasi ke orang2 di bawah itu yang kurang dirambah sama VIY 08.

Infrastruktur sudah menunjang?

Kalau bali dan daerah2 terstruktur it’s oke. Tapi dengan infrastruktur yang kurang baikpun beberapa turis mau datang juga kalau memang bagus. Diakui memang belum semua bagus. Kalau untuk tourism adv itu gak perlu dibangun juga turis dateng, backpacker lebih seneng masuk hutan keluar hutan, nyolong-nyolong. Justru bagi mereka infrastruktur gak terlalu penting. Tapi kalau seperti mass tourism, establish tourism itu penting. Jadi, kalau berbicara infra memang secara umum belum bagus. Sejak pemerintahan SBY belum ada pembangunan tol yang brapa ribu kilo gitu. Kita ke Bandung saja sekarang 2 jam. Tapi tetep infrastruktur itu harus dibangun karena juga terkait perdagangan, pertanian, dll.

Tentang Inpres 2005?

Kita gak tau siapa sih yang jadi sekjennya, yang ngelola semua belum tau siapa. Usul kita kan dulu wapres, tapi belum jalan sampe sekarang. Saya sudah usulkan bahwa inpres ini keberhasilan dari Jero Wacik. Sejak zaman reformasi cuma ini inpres yang ada. Rapat 6 bulan sekali kek kan bisa dikoordinir, tapi ini belum.

Program VIY kurang bergaung?

Memang di masa ya umum. Tapi di player-playernya sudah bergaung. Kita belum total. Yang di luar industri wisata masih belum ngerti, perlu ada sosialisasi shg keramahtamahan bangsa indo bisa kliatan sm asing.

Harusnya VIY 2008 mulai bergang dari 06-07. Kita kebalik, VIY 08 baru digembor-gemborkan di 2008. Tapi it’s ok karena anggarannya memang dulu belum ada. Semoga VIY ini berlaku u/tahun2 brikutnya, smg ini jadi titik tolak. VIY dulu ada tahun 90, jamnnya Joop Ave. Tapi abis 90 itu kosong, baru sekarang.

Operator asing?

Kita udah gak bisa lah nutup-nutup orang asing. Free trade lah.

Obrol Jean Sarkozy* Imajiner November 11, 2009

Posted by Iqbal in budaya, imajinasi, politik.
Tags: ,
add a comment

Iqbal: Kamu aneh….

Jean Imajiner: Kok gitu?

Iqbal: Ya iyalah, mundur dari jabatan yang basah banget gitu…

Jean Imajiner: Hmmmm…

Iqbal: Emang kenapa sih kamu mundur? Jangan-jangan disuruh istrimu yaaa…. Dan kamu takut sama istrimu??? Atau itu strategi politik aja, pengorbanan kecil untuk sesuatu yang jauh lebih besar ???

Jean Imajiner: Kok mau tahu banget sih urusan orang, itu urusan pribadiku !

Iqbal: Hehee… insting orang Indonesia, maaf. Pliiiiis, kasih tau donk kenapa ? Mungkin bisa jadi pembelajaran buatku, atau paling tidak bisa jadi bahan obrolan. Maklum, orang-orang di negaraku suka sekali ngobrolin urusan orang.

Jean Imajiner: Huuuu…. Sebetulnya simple, karena aku merasa belum patut aja…

Iqbal: Belum patut kenapa ? Kan kamu dapat suara terbanyak, berarti masyarakat menganggap kamu yang paling tepat buat mimpin EPAD…. Apa jangan-jangan karena usiamu yang baru 23 tahun jadi mau senang-senang menikmati masa muda dulu ya ?

Jean Imajiner: Hehe… Kamu Indonesia banget sih, komentarnya penuh asumsi…

Iqbal: Tapi bener, kan ?

Jean Imajiner: Sekali lagi, bukan urusanmu…

Iqbal: Yoweslah kalau memang gak mau jawab. Aku mau memberikan dua jempolku untukmu. Jarang-jarang loh orang mau meletakkan jabatannya cuma karena merasa gak patut. Wong yang udah jelas-jelas salah aja gak mau turun dari jabatannya, apalagi di negaraku.

Jean Imajiner: Wah, berarti kamu dan masyarakatmu harus sering-sering nonton “The Last Samurai” biar tahu gimana orang-orang Jepang sebegitu merasa bersalahnya kalau mereka berkhianat atau merugikan masyarakatnya.

Iqbal: Itu mah udah sering banget diputar di Bioskop Trans TV. Pasti udah banyak yang nonton.

Jean Imajiner: Terus kok gak tergerak ?

Iqbal: Susah karena udah mendarah daging, sikap memperbaiki image jauh lebih diutamakan daripada memperbaiki kesalahan, balung sumsum kata orang Jawa.

Jean Imajiner: Wah, itu justru masalah terbesar masyarakatmu, gak mau memperbaiki diri.

Iqbal: Bukannya gak mau memperbaiki diri, mau sih mau, tapi imagenya harus bagus dulu, baru deh memperbaiki diri dan lingkungan. Itupun jangan sama ratakan semua orang Indonesia begitu loh ya… Masih ada yang gak ikut-ikutan mainstream sikap itu, walaupun dikit…

Jean Imajiner: Hahhh…. Ya sudahlah, semoga berhasil memperbaiki sikap itu. Semoga berhasil juga buat bikin regional ASEAN jadi 1 kesatuan. Kalau memang jadi, Aku akan ngata2in: week, ngikutin uni Eropa week… Hehe… kidding…

Iqbal: Hehee… Salam ya buat Zidane.

Jean Imajiner: Insya Allah

 

*Putra kedua Nicholas Sarkozy (presiden Perancis). Oktober 2009 kemarin, dia mundur dari jabatannya sebagai ketua EPAD (Etablissement Public pour l’Amenagementde la region de la Defense), lembaga publik yang mengatur tata wilayah di distrik bisnis La Defense (pusat komersial terbesar dan terpenting di Perancis), mungkin mirip Kadis Perdagangan Provinsi Jakarta kali ya (Perdagangan ada dinasnya, kan?)

Wawancara Imajiner dengan Yolanda* November 6, 2009

Posted by Iqbal in imajinasi, islam.
Tags: ,
add a comment
IMG_1719

back to Q !

(ditulis sehari setelah gempa Padang)

Iqbal Imajiner: Sebelumnya, Aku turut berbelasungkawa sebesar-besarnya atas kejadian kemarin sore

Yolan Imajiner: Ya, terima kasih

Iqbal Imajiner: Berkali-kali jantungku semakin kencang ketika melihat Ibumu menangis di depan kamera tvTwo

Yolan Imajiner: Aku rindu sekali dengan Ibuku, terakhir Aku bertemu kemarin sebelum masuk kelas di tempat kursusku di Gama

Iqbal Imajiner: Ya..ya…persis seperti yang Ibumu katakan. Kamu cium tangannya lalu kamu pergi ke kelas. Ya kan?! Kamu harus tahu bahwa Ibumu betul-betul depresi melihat keadaanmu, ia seperti orang yang kehilangan arah sejak tadi malam. Andai kamu tidak masuk ke ruangan itu kemarin, andai kamu bolos kursus sehariiii saja.

Yolan Imajiner: Sudahlah, tidak usah berandai-andai, Tuhan telah menggariskan apa yang terjadi hari ini, kemarin, dan besok. Kalau memang di Lauhil Mahfudz yang agung itu Aku ditakdirkan mati hari ini, maka Aku akan mati hari ini, di manapun itu, Aku pasti akan mati.

Iqbal Imajiner: Ya, tapi tetap saja, bagi Ibumu, itu tidak semudah yang kau ucapkan. Kamu sangat dicintainya. Mungkin kamu yang paling dicintainya.

Yolan Imajiner: Hey, tidak boleh itu. Kita harus mencintai Tuhan mengalahkan siapapun atau apapun. Ketika kamu dibangkitkan nanti dengan air penghidupan selama 40 hari 40 malam, kamu akan tidak peduli bahkan dengan anakmu sendiri, semua sibuk memikirkan amalannya masing-masing. Lagipula, apa kamu pernah merasakan letih yang sangat dicampur rasa lapar yang membuncah dan suasana gelap yang bahkan kamu tidak bisa melihat tanganmu sendiri? Di saat itu, yang paling kamu ingat adalah Tuhan! Tidak ada yang bisa kamu harapkan kecuali Tuhan. Sayangnya, kebanyakan dari kita hanya mengingat Tuhan hanya ketika darurat saja.

Iqbal Imajiner: Lalu dengan Ibumu?

Yolan Imajiner: Aku mengerti maksudmu. Bukan berarti dengan pernyataanku sebelumnya aku mengecilkan makna Ibu. Tiga kali Aku harus berterima kasih pada Ibu, baru yang ke-empat pada Ayahku. Kalau Aku diberi kesempatan bertemu dengannya kembali, Aku akan memeluknya dengan sangat erat sambil meyakinkannya bahwa Aku juga mencintainya, mungkin melebihi semua manusia bumi. Di saat itu, air mataku akan mengucur jauh lebih deras dari biasanya. Tapi tetap, kamu harus mendahulukan agamamu di atas segalanya, termasuk di atas duniamu. Berkali-kali Tuhan mengingatkan bahwa harta, istri, dan anak adalah kesenangan dunia yang menipu. Apa bukan bodoh namanya kalau sudah diingatkan berkali-kali tapi tetap saja melanggar? Apalagi yang mengingatkan adalah Tuhan, raja segala raja.

Iqbal Imajiner: Umurmu baru 13 tahun, tapi omonganmu seperti ustadz yang kulihat di TV

Yolan Imajiner: Saat sakratul maut, kamu akan berubah dengan drastic. Tenang saja, kamu akan merasakannya juga, begitu pula dengan mereka yang memakan harta riba, mereka yang mempunyai nafsu besar pada harta dunia, dan mereka yang banyak tertawanya dan sedikit syukurnya.

Iqbal Imajiner: ……..

*Korban gempa di padang yang sampai malam ini masih berada di bawah puing gedung Gama yang rubuh, entah dalam keadaan bernapas atau tidak. Sampai sore tadi, korban yang telah ditemukan di bawah gedung itu sudah 21 orang, 4 di antaranya masih hidup, sisanya sudah tak bernyawa. Ada puluhan lagi yang masih belum dievakuasi, termasuk Yolanda.

Bincang dengan Bruce Wayne* Imajiner November 5, 2009

Posted by Iqbal in imajinasi, politik.
Tags: , , , , ,
add a comment

Iqbal: Wah, di Gotham sih enak, jelas musuhnya, yang baik keliatan baik, yang jelek keliatan jelek. Kalo emang mau membela orang baik, gak akan sia-sia karena jelas dia baik…

Bruce imajiner: Lah, emang di Jakarta gimana ?

Iqbal: Beh, susah bedain hitam putih Bruce, yang putih keliatan putih yang hitam juga keliatan putih, malah yang hitam bisa jadi keliatan lebih putih daripada yang putih… nah loh, bingung kan ?!

Bruce imajiner: Loh kok bisa gitu ?

Iqbal: Kita kan Cuma dapat info dari media aja. Opini kita jadi tergantung media. Padahal, kualitas media sekarang lebih cupu dibanding jaman dulu, ditambah lagi gak ada sortiran kalo mau jadi wartawan, semua orang bisa jadi wartawan, jadi ya gitu deh kualitasnya… judgement di mana-mana, keliatan gak berimbang banget deh…

Bruce imajiner: Hmmm… keadaannya mirip waktu ane ngelawan penguin dulu, judgement di mana2… Suap-menyuap udah jadi satu hal yang biasa, nonton film ane yang batman begins kan ?! Di situ juga jelas banget si gendut musuh ane tuh nyogok semua orang…

Iqbal: Ya itu tadi yang ane bilang, di Gotham jelas siapa yang gak bener… Juga jelas siapa yang bener, dalam film itu kan yang bener  ada ente, wartawan idealis yang ente suka, sama polisi baik itu… Lah kalo di sini abu-abu banget…

Bruce imajiner: Emang lagi ada kasus apa sih di Jakarta ? Udah lama juga ni gak buka okezone

Iqbal: Ada isu penggembosan KPK, semacam lembaga antikorupsi, coba googling Bibit Chandra deh…

Bruce imajiner: hah??? Bibit Chandra udah bosen main bulutangkis ?

Iqbal: Yee… itu Sigit Chandra oon…

Bruce imajiner: Hmmm… oiya banyak banget tulisan baru tentang mereka… kyknya seru nih, apa perlu ane ke Jakarta buat ngebela Bibit ?! Tapi belum bikin kapal selam nih, gampang deh, nanti bs minta tolong james bond… Oke, ane siap ngebantu, bal !

Iqbal: Tuh kan… emang berdasar apa ente berani ngejudge mereka bener, sampe2 mau ngebela gitu ?

Bruce imajiner: Lah itu tulisan-tulisan internet…

Iqbal: Ya itulah titik dasar yang ane kritik, coba baca baik-baik semua pemberitaan dan coba analisis… berimbang gak tulisannya ?

Bruce imajiner: Dari tulisannya jelas kok Bibit bener…

Iqbal: Itu dia, media sekarang mirip Tunggul Ametung jaman dulu, semua yang keluar dari mulutnya udah dianggap benar sama masyarakat, dianggap valid, gak perlu disortir lagi…

Bruce imajiner: Ya abis dari mana lagi sumber informasi kalo bukan dari media ?

Iqbal: Ya dari media, maksud ane jadi pembaca yang kritis gitu loh, gak plek-plekan dimasukin otak. Memang masyarakat negara ane udah cukup kritis sama keadaan politik, tapi sayangnya justru kurang kritis sama media.

Bruce imajiner: Hehe… mungkin ane perlu bikin “Batman Watch” di Jakarta seperti yang ane lakukan di Gotham, masyarakat terpilih kirim surat ke ane lewat pipa-pipa rahasia tentang suatu kejahatan, langsung deh ane klarifikasi, langsung gibas !

Iqbal: Waduuuh, bikin jalan yang meng-cover semua desa aja susah, apalagi mau bikin pipa rahasia… Apa mau nyumbangin warisan perusahaan dari Bapak ente buat bikin infrastruktur Indonesia ?

Bruce imajiner: Yaaa… jangan donk, ane juga butuh dana, to save Gotham yang ane banggakan… hahha…

Iqbal: Wah, ribet.. ribet.. Ane bingung mau ngebela siapa jadinya, walaupun pembelaannya kecil juga sih, Cuma dalam bentuk tulisan paling, hehe

Bruce imajiner: Dari pendapat ente sebelumnya, kyknya ente nggak suka sama Bibit ya ?

Iqbal: Tuh kan salah lagi, ane gak ngebela siapa-siapa, justru ane bingung mau ngebela siapa…

Bruce imajiner: Ya bela Bibit donk…

Iqbal: Hmmm… gak dulu deh, kalo Bibit itu kakek ane yg ane kenal baik dan tahu tingkah lakunya gak macem-macem, ya ane pasti bela dia, tapi ane belum jelas betul tentang kepribadiannya, mending jadi penyimak yang baik aja dulu…

Bruce imajiner: Bal, sorry nih, ada surat lagi masuk, lain kali kita lanjutin ya…

Iqbal: Yowes, hati-hati di jalan ya, banyak copet.

Bruce imajiner: Loh, ane justru mau nyari copet.

Iqbal: Oiya, hehe.

 

*Nama paginya Batman

Bicara Rafting dan Wisata dengan Arus Liar November 2, 2009

Posted by Iqbal in wisata.
Tags: , , , , ,
6 comments
S4032442

Amalia Yunita – CEO PT Lintas Jeram Nusantara (Arus Liar)

Wawancara dengan Amalia Yunita – CEO PT Lintas Jeram Nusantara (Arus Liar)

Tempat: Kantor Arus Liar di Komplek Gudang Peluru, Tebet.

Waktu: Mei 08

Arus Liar bisa jadi sudah menjadi top of mind-nya orang kalau mau rafting di Citarik, Bisa diceritakan sejarahnya?

Dari 13 tahun yl (1995) di Mampang, kemudian 2 tahun yl pindah ke gudang peluru. Dulu awalnya karena saya dan suami hobi rafting, naik gunung, adventure lah. Kita udah punya pngalaman cukup banyak. Kita ngeliat kgiatan2 kyk gini udah dijadiin obyek wisata di luar negri. Ditata dgn baik dan kmd mndtgkan income juga ke masy skitar situ. Terus akirnya kita buat badan usaha, tapi sbelum bentuk PT juga sbetulnya udah bikin2 rafting sih. Dari 90-91.

Yang dijual Arus Liar selain rafting? Dulu awalnya rafting aja. Tapi rafting ini kan ada pasang surutnya. Kalau pas kemarau panjang thn 97 kita gak bisa broprasi spanjang tahun. Kalau kemaraunya biasa2 aja sih bisa walaupun treknya jadi lebih pendek. Mulai dari 97 itu kita buat diversifikasi produk. Ada paintball, tracking (kaki gunung halimun), offroad, jeeptour, ada wisata budaya juga ke daerah atasnya pelabuhan ratu, trus ada juga yang orang bilang outbond training tapi kita bilangnya experimential program, di daerah situ juga. Ada juga family camp u/kluarga. Di family camp ada unsur agrowisatanya juga karena kita ke perkebunan karet, kita blajar menyadap karet dan melihat pengelolaan dari getah karet menjadi bahan mentahnya, ada pabrikny di situ. Itu u/ kluarga, u/anak2lah..

Untuk itu semua, lokasinya di mana?

Semua di sekitar sungai citarik, itu namanya one stop adventure. Kita pny pnginapan di delta sungai itu.

Kenapa Citarik? Kita ud kliling k banyak sungai di mana2. kita ngambil citarik karena dekat sama pasar, yaitu jakarta. Ini yang paling dekat, plg aman, dan airnya plg stabil. Kita mengkaji ini kan tahunan. Kita kaji naik turunnya sungai, hulunya apa, kalau citarik ini kan hulunya taman nasional gunung halimun, jadi relatif debit airnya lbih terjaga. Jarang pmukiman juga jadi sampahnya gak banyak. Kalau sampahnya banyak seperti ciliwung kan orang juga males.

Segmentasi yang digarap Arus Liar?

Orang jkt dan bandung. Tapi kalau musim liburan ada yang dari luar2 kota. Mostly jkt-bdg. Umur 20-50

Potensi?

Baik kecuali dulu waktu ada kecelakaan. Bukan kcelakaan di sungai citarik tapi di cisadane dan bukan oleh kita, samaua operator kena imbasnya. Sama paling kalau lg banjir2 orang takut. Walaupun air di citarik stabil tapi tetep kalau banjir orang panik. Selebihnya trendnya naik terus karena ini sesuatu yang baru dan berkembang pasarnya dari mulut ke mulut.

Gimana caranya kalau mau ikut?

Booking dulu, bisa lewat telepon, bisa tiap hari tapi kalau weekdays minimal 5orang. Kebanyakan orang weekend. Abis booking bayar dari bank, buktinya di fax atau di imel. Kmd bwa surat konfirmasi ke sana. Kalau pakai jasa transport kami dari jkt akan berpengaruh ke harganya. Tapi kbanyakan ya bawa mobil sndiri. Kalau coorporate nyewa bis ya kita bantuin juga u/cari kendaraan.

Waktu?

(dalam satu hari 2 kali trip, pen) Jam 9 dan jam 2, itu mulainya, persiapannya sbelum itu

Tempat ngumpul untuk raftingnya di mana?

Sbelum belokan pl.ratu, sbelum pasar cibadak, trus masuk ke dlm pake angkot.

Penginapan?

Kita punya 2 tmpat akomodasi, satu di delta sungai ada 12 traditional cottage, saung2 sderhana yang konsepnya back to nature. Satu lagi camping ground.

Jumlah karyawan Arus Liar?

Kalau weekend bisa 100, kalau biasa 75, jadi yang 25 itu memang tenaga harian.

Inovasi yang mau dikembangkan?

Kita lg bangun juga di jatim, probolinggo, udah 5 tahun sih jalan tapi ingin dikembangkan seperti yang di citarik.

Dlm 1 mgg bisa narik brp orang?

Kalau lg rame 500an, shari bisa 300an.

Ada Member card?

Gak ada. Dulu pernah kita bikin arus liar previllage card tapi karena orang kan gak sering2 amat rafting.

Kendala?

Alam juga karena musim gak tentu, walaupun air relatif stabil tapi kan kita gk bisa prediksi hujan. Biasanya kalau cuaca gak bagus kita perpendek treknya, bukan dbatalin. Ini terjadi kalau pas pralihan musim aja. Kalau musimnya ud ktawan ya nggak.

Kendala pasar?

Gak ada, orang slama ini aja kita sering overbook. Kalau udah overbook ya kita sewa perahu atau reschedule. Makanya kalau lagi rame harus booking 1 bulan sbelumnya. Aplg u/pnginapan, kan terbatas, cmn u/100-150 orang.

Panjang trek?

17 km, itu 7 jam

Abis rafting, dia pulangnya gimana?

Kalau sampe pl.ratu, dia diantar ke restoran pl.ratu trus mobilnya di vallet ke situ. Kalau jarak pendek yang 1 jam itu biasanya diantar balik lg.

Yang make citarik? Arus liar, eldera, dan selaras. Yang lainnya kdg2 kan ada agent2 yang ngejual paket kita.

Nah, sekarang coba kita bicara makro, kenapa sih banyak potensi wisata alam kita yang belum digarap?

Pngetahuan orang2 kita akan wisata alam tu dikit. Sy sering jadi pnasihat pemda2 itu yang mau ngangkat wisata alam di daerahnya. Kyk skrg ni banjarnegara lg kita bina u/wisata arung jeram sungai serayuh. Bbrp kali mrk ke citarik, kunjungan sama DPR dll. Ada juga dari Jambi yang pemdanya ngirimin pemuda2nya u/blajar jadi guide. Bulan depan sy juga membantu kab.cijunjung u/mendesain wisata alam di daerahnya. Jadi, ya itu, mrk knowledgenya kurang.

Di skala nasional, kita juga jadi pnasihat dep.pariwisata u/standarisasi pemandu arung jeram dan standarisasi usaha wisata arung jeram. Karena kalau gak distandarkan, akhirnya jadi orang yang tau sdikit ttg arung jeram, pernah bekerja di suatu prusahaan, bru sbentar, trus dia ngerasa udah tau banyak trs dia cari investor, investornya gk ngerti, dipikir ini tenaga ahli. Akhirnya bikin usaha sendiri yang prkembangannya gak mlihat faktor2 prosedur kselamatan. Makanya sbagian besar kcelakaan arung jeram di Indonesia itu faktor subjektif. Sebenarnya ada hal2 yang hrs dia hindari. Bukan kgiatan ini bahaya tapi human errror dari pngelolanya. Knapa SOPnya kyk gini pdhal sungainya kyk gini, ya gitulah kira2.

Memang seberapa besar sih potensi wisata Indo?

Sebenarnya luar biasa. Tahun lalu sy naik ke cartens piramid, gunung tertinggi di papua, puncak jayawijaya. Cartens itu kan puncak tertinggi di indo. Samua pendaki di dunia pingin ksana karena itu trmsuk salah satu puncak 7 benua, seven summit. Tapi orang indo sendiri gak ngerti kalau udah pendaki kelas dunia yang ke situ, akses ke situ malah ditutup sama sebuah perusahaan tambang. Padahal itu tu aset.

Coba bayangkan. Sy pernah ke nepal, naik gunung di pegunungan himalaya. Orang2 itu hidupnya dari pendaki. Cartens itu bisa sprti itu cmn orang2 kita aja yang blum ngerti.

Kita kan punya alam yang kaya, sharusnya yang diunggulkan tu bukan lg bali. Wisata alam di msg2 daerah itu kan kaya sekali. Harusnya adventure kita diangkat. Orang2 lain dgn fasilitas kita yang kyk gini aja mau dtg apalg kalau dibagusin pasti akan samakin banyak. Ujung2nya kan devisa

Kalau bicara Arung jeram dunia?

Macem2. indo pny banyak sekali sungai dan banyak jenisnya juga. Ada yang sungai sempit, seperti citarik ini kan sungai sempit yang berbatu. Kbanyakan sungai indo berbatu, airnya coklat karena erosinya msh tinggi. Tapi di indo banyak sungai yang jernih juga kyk sulawesi, sumatera, sungai asahan. Banyak yang bgus2 juga. Tapi di sini fasilitasnya belum ada. Aksesnya belum ada. Papua juga banyak tuh. Tapi siapa yang brani ke situ? Orang aksesnya gak ada, nanti kena sama OPM. Mereka blm sadar kalau mrk bisa hidup dari situ.

Tempt arung jeram terbagus di Indonesia itu Citarik ya?

Nggak. Di jawa aja ada banyak, ada citarik, sungai serayu di jateng, progo di dekat jogja, di jatim ada pekalen, di bali ada sungai ayung, ada telaga wajah di sulawesi ada sungai sadam. Slama ini tmpat kjuaraan di sungai asahan di sumut. Itu juga bagus skali.

Tracking juga kan sgt menarik.

Kan katanya wisata itu memakmurkan daerah, Arus Liar sendiri ada alokasi dana ke daerah setempat?

Pasti adalah. Mereka tiap bikin jalan minta ke kita, kalau ada acara2 tahunan juga minta k kita. Kalau ke kabupatennya kita kan juga ada retribusi resmi. Sumbangan2 juga ada karena kan daerah itu, ya mereka mau minta siapa lagi?

Untuk mulai bisnis ini besar gak ya modalnya?

Relatif mahal. Perahunya aja 20jutaan, belum pelampung, helm. Itu juga cmn buat 5 orang. Kalau peraturan yang kita buat itu, minimal punya 5 prahu. Aturan itu udah jadi tinggal nunggu ttd mentri. Sy ikut dalam tim yang ngebentuknya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.